IBADAH HAJI IBADAH YANG MENYENANGKAN anologi
St. Alkhoriyah
Alhamdulillahirabil
Alamiin, Allah memerintahkan dalam kitabnya a surat Q.S Ali Imran ayat 97 Q.S
3:97
فِيْهِ
اٰيٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ مَّقَامُ اِبْرٰهِيْمَ ەۚ وَمَنْ دَخَلَهٗ كَانَ اٰمِنًا ۗ
وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا ۗ
وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ
Terjemah :
Di sana terdapat
tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barangsiapa memasukinya
(Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah
adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu
mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka
ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.
Pada saat saya dapat
mendaftarkan haji di kemang Kab Kebumen yang sebelumnya diwarnai dengan
berbagai cerita begini ceritanya
Perasaan
saya tidak mungkin pergi haji ke Baitulloh, karena pendaftarannya sejumlah 25
juta, setiap hari kalau tdk lupa baca apa yang di amalkan oleh teman sejawatku,
berguru agar dapat naik haji, maka atas izin Allah SWT sayapada tahun 2010 saya
bisa mendaftarkan diri dan perkiraan berangkat tahun 2015
Sudah
punya porsi maka sayapun mencari KBIH (
Kelompok Bimbingan Ibadah Haji ) untuk belajar manasik haji di PC MNU Kab
Kebumen dua tahun dari pendaftaran saya belajar di KBIH sampai pemberangkatan bahkan sampai sekarang masih di KBIH namun
selama pandemic tidak ada kegiatan .
Ternyata
pada tahun 2015 berlalu belum berangkat di undur ada pengunduran sebab ada
pembangunan di Arab sehingga berangkatnya di tahun 2016.
Ku
ceritakan ibadah haji adalah ibadah yang menyenangkan ibadah penuh kenangan
indah ibadah yang tak bias aku lupakan
Persiapan
mental, bekal ilmu dan materi disiapkan
telah di siapkan , hari ini betul betul akan berangkat , tadi malam sudah
berpamitan dengan orang di sekitar kita untuk minta doa, paginya kami sekeluarga di tambah peserta
lain berkumpul di Balai desa berpamitan kepada masyarakat, masyarakat mendoakan
kita agar menjadi haji mabrur selamat dan bisa pulang berkumpul masyarakat
kembali, upacara berjalan dengan baik, di lanjutkan menuju pendopo Kabupaten dan dilanjutkan ke Donoyudan Solo, masuk
asrama dan menginap satu malam.
Malam itu di gunakan
ajang silaturahim dengan acara serah terima jamaah haji akan di terbangkan
menuju bandara King Abdul Aziz, jamaah calon haji diberi uang real untuk living cost dan untuk
membayar dam dan diberi gelang yang sangat istimewa.Pemeriksaan kesehatan semua
jamaah . Dari hasil pemeriksaan ternyata banyak teman yang berkolesterol
tinggi, bahkan ada yang harus di tunda karena kondisi kesehatan yang tidak
memungkinkan. Alhamdulillah saya lolos dan langsung melanjutkan perjalanan menuju
Bnadara King Abdul Aziz di Jedah.
Perjalanan menuju jedah dengan menggunakan
Garuda ,di dalam pesawat dibacakan
beberapa tata tertib antara lain tata tertib penerbangan, penjelasan dari
petugas haji. Dengan hati yang mantap dan memohon perlindungan Yang Maha Kuasa
karena baru pertamanya naik pesawat yang begitu cepat dan tinggi, dari mulutpun
selalu memuji dan memohon perlindunganMu ya Alloh. Perjalanan ini tidak saya
sia siakan otakpun langsung berfikir tentang
makhluknya Alloh yang luar biasa, terfikir tentang Kholik yang Maha pencipta ,
maka Kaya, maha Kuasa dan maha Perkasa, air matapun keluar tanpa terasa
membasahi pipi yang dingin karena terkena AC. Perjalanan jauh dan mebutuhkan
waktu panjang maka matapun tidak kuat menahan katuk, dan lelap sesaat , bangun
lagi lelap lagi, sampai pada waktu yag di tentukan, sampai di Bandara King
Abdul Aziz Garuda mendarat. Kita menuju
tempat transit , pemeriksaan dolumen kesehatan
setelah selesai kita memasuki bis
untuk melanjutkan perjalanan menuju hotel di Makkah al Mukaromah, dengan rasa
bahagia melihat bangunan yang megah rasa syukur selalu ada dalam diri ini,
pemeriksaanpun selesai di lanjutmengambil wudlu sholat sunat dan siap siap menuju ke
Makkatul Mukaromah, tempat peristirahatan dengan cara semua berbaris sesuai dengan rombongan kelompok
masing masing dan masuk di bis yang sudah di siapkan. Semua sudah masuk bus.Pemberangkatan
mulai rasa lelahpun tersisa namun karena
rasa bahagia mengalahkannya, karom memimpin doa dan pesan pesan pembacaan
peraturan dan informasi penting di sampaikan, maka mixpun di berikan kepada
jamaah, dengan semangat mic saya pegang memuji memuja dengan talbiyah yang
sudah di luar kepala,” ya Alloh bahagianya hati ini” sepanjang jalan tersas
bahagia, tak ada kalimat yag jelek, kecuali talbiyah ,diam atau tidur, di
tengah perjalanan di dekatku adalah
orang yang sudah berpengalaman dan sudah hafal kondisi di daerah arab , maka di
mic yang saya pegang di minta member
tahukan bahwa sebentar lagi ada gapura
masuk kota Mekah, ya Alloh aku merasakan saat di terangkan oleh guru SKI
tentang Fathu Makkah, terlintas perjuangan rasul dan sahabatnya berjuang untuk Islam, talbiyahpun masih berlangsung khidmat walapun
volume sdh menurun
Alhamdulillah sudah
sampai de depan hotel yang akan di tempati, barang barang di turunkan, kita
antri menunggu kunci dan pembagian kamar oleh ketua rombongan, Ya Alloh dalam
hatiku, inilah hotel berbintang yang
petugasnya siap siaga tegas kondisi bersih gedung tinggi, bangunan megah ,
ketua rombongan membagi kamar, maka mereka memasuki kamar masing masing,
Kunci kamar saya pegang,
kubuka pintu dengan pelan teman temanpun
masuk, Ya Alloh ya Robb rupanya tempat tidur lengkap dengan bantal dan selimut,
masuk kamar mandi tersedia air dingin dan hangat tersedia handuk putih, nyaman sekali, tiba tiba suara Breg Breg Brek
, teman menjatuhkan badan di tempat tidur.
Sesaat istirahat dan
makan bekal yang masih ada di tangan masing masing, sudah terasa istirahat maka
melanjutkan perjalanan yatu menuju masjidil haram, ketua rombongan
memberitahukan bahwa kita akan menuju masjidilharam bersiap siap, dengan bis
yang sudah siap kita menuju masjidil haram melalui pintu babussalam, dan
melaksanakan Thowaf , sa’i an tahallul, setelah selesai kitapun pulang ke maktab.
Selama di maktab banyak
hal yang dilaksanakan sesuai rencana dari KBIH PC MNU yang terpercaya dan
akurat, rutinitasnya adalah berjamaah di masjidil haram membaca alqur’an ziaroh
dan lain lain.
Pertama kali berjamaah ke
masjidil haram dengan perjalanan memakai bis , ibu ibu dan bapak bapak yang mau
jamaah di masjidilharam silakan bias berangkat bersama nanti pukul 02, dini
hari berkumpul di depan hotel,,, teriak ku memberikan informasi kepada
rombongan, maka jam 02 dini hari bapa ibu sudah berkumpul di depan hotel menunggu
bis, tidak lama bispun datang, “silakan bapak ibu masuk dengan hati hati , bis
sudah terisi penuh, maka melaju dengan kencang dalam situasi dingin dengan
berselimut mekena yang sudah di kenakan dari hotel,.
“Ibu Ibu sebentar lagi
kita nyampe rombongan kita nanti berkumpul di sebelah kanan jalan pak bu” kata
saya,
Bispun sudah sampai
tujuan. Ibu bapak berkumpul di sebelaj kanan jalan
Saya angkat bicara”ibu
bapak kita sepakat nanti kalau mau pulang kita berkumpul di depan pintu masuk
ya? Kita mau pulang jam brp ? dan apabila ada yang mau pulang awal atau pulang
lebih akhir jangan lupa kirim WA atau SMS ke saya bapak ibu” Dengan serempak
mereka menjawab “ ya “
Aku lanjutkan kalimatnya”
ibu bapak tetap jaga kebersamaan” mereka berjalan berbaris, saya dan suamiku
berjalan paling akhir, ku pandangi jam yang tinggi yang kelihatan dari arah jauh, dan menuju ka
bah,melalui babussalam dengan membaca doa seperti yang kita hafalkan pada pembimbingan
haji.Thowaf Sa’I dan tahalul selesai di lanjut sholat tadarus dan sebagaimya, sesudah selesai mereka mulai keluar masjidil haram,
saya keluar pertama sambil menungugu rombongan berkumpul. satu persatu kumpul ,
ada 6 orang pamit pulang dulu, silakan 4 orang dan akhirnya sayalah terakhir,
kulanjutkan menikmati udara pagi bersama suami sarapan kentang sambil duduk di
pinggir jalan melihat suasan yang bagus , asyik
tenang , tiba tiba tiba alarmpun berbunyi, pertanda sudah jam 07.00,
kita harus pulang karena akan membagi dan mengambil jatah untuk rombongan kita,
sayapun pulang, sampai di dalam hotel jamaah sudah istirahat mencuci dan aktifitas yang
lan, saya masih menunggu WA dari
seseorang.
Tinting tinting bunyi
tanda WA masuk. Ku buka “ bu Al catering
sudah siap, di tunggu di depan hotel” saya balas OKE. Saya meluncur mengambil
catering untuk makan pagi, sampai di depan pntu kuambil spidol untuk menulis
dus sesuai dengan nama peserta rombongan, kalau sudah selesai langsung meluncur
ke kamar demi kamar. Betapa bahagiamya hati ini bisa bersilaturahim ke ibu
ibu,,sambil menanyakan kesehatan keselamatan,
Sambil menunggu tanggal 8
Dzulhijjah kegiatan ibadah umroh sunah di lakukan, jadwal dari KBIH umroh sunat
di jadwalkan 3 kali dengan bahagia mengajak ibu iu bapak untuk melaksanakan
umroh, namun apabila ibu bapak sehat dan mau melaksanakan lebih dari 3 boleh
saja.
Rutinitas berjalan dengan
lancer, namun kali ini teman teman
menginginkan sholat dzuhur berjamaah dengan berangkat lebih gasik
sekalian berdzikir bertadarus di dekat kabah , beberapa ibu ibu barangkat gasik
dan menempati lantai tingkat 2lengkap dengan membawa bekal persediaan makan
siang, ada 6 ibu ibu bergabung, melantunkan ayat ayat yang di firmankan Alloh
swt, bagi yang sudah selesai istirahat terlebih dahulu, di dekatku adalah teman
sekamar saya menatap dan memegang tangannya kok terasa dingin maka saya
menyuruhnya menempati yang jauh dari AC, saya carikan tempat yang AC nya jauh,
belum selesai saya mencari tempat tiba tiba teriak “ ibu siti pinsan”, saya sempat panik sebetar,, saya tengok kanan
kiri mencari satpam ataupun polish, tidak menunggu di minta atau di suruh saya
lari menemui polist , dengan salam dan suara terbata bata sambil memikirkan
bahasa agar di pahami oleh polist tersebut, untung saya bisa berbahasa arab
walaupun sedikit dikit karena ada materi bahasa arab di KBIH, saya minta
tolong, maka polistpun mendekat dua orang, tanpa permisi kedua pilisi itu
membopong dan membawanya ke suatu tempat, dengan jalan cepat sayapun
mengikutinya , sampai di tempat itu ternyata banyak orang sedang bertiduran dan
banyak petugas berbaju putih dan abu abu sedang menangani pasiennya,saya
menunggu teman yang sedang di periksa
dokter . dokter bertanya” Dari mana” dengan bahasa Arab saja
jawab “Indonesia” ku ulangi “min Indonesia”, dokter bertanya “mana
tanda pengenalnya” maka kupanggil yang membawa tas tenteng yang berisi
dokumen dokumen penting, sambil menunggu dokumen sayapun berkomunikasi, “
apakah dia bersama suaminya ?” saya jawab “yes”, saya dengar lamat
lamat dokter menyebut hasebn yang
artinya suami, terus di tanyakan umurnya dokter satunya berbahasa arab dengan
kalimat “ umrun umrun” pikirku sambil mencoba menjawab berbahasa arab aku
tahu umurya waktu itu empat puluh dua, saya jawab “arbanguuun wa isnain,
dokterpun paham dengan menganguk
angguk., tidak lama suaminya datang di tanyakan tentang adakah penyakit yang di
derita sebelumnya? ya saya faham kalimat dokter , namun rupanya suaminya malah
bingung dia bilang ke aku, dokter bilang apa bu saya jawab “ punya riwayat
penyakit apa tidak “, jawab suami dengan berbaghasa jawa “ora, tak jawab olehku, “NO dan Laaa “artinya sama sama
tidak, aku duduk di dekat pintu menunggu hasil pemeriksaan, lalu suaminya di
panggil sayapun ikut masuk, di taya dengan bahasa arab kronologisnya, saya
jawab “cool “atinya dingin dan “lamma takulu”. Sebisaku yang
artinya belum makan.
Satu jam sudah pasien
tidur dan terbangulah dia , maka kamipun dipersilakan untuk membawa pasien
keluar ruangan di bawa ke maktab. Diperjalanan kita sangat berbahagia sambil mengenang
kalimat dokter, si pasien mengenang katakata doktere entah bilang apa aku tidak tahu bicaranya cepet bangaet, sampailah di maktab dengan selamat. Kami baru
sampai disini , selanjutnya adalah melaksanakan ibadah yang sudah di jadwalkan
oleh KBIH yaituUmroh sunat, Thowaf sunat, Ziaroh ke jabal Nur, Ziaroh jabat
Tsur, Ke Jabal rahmah, Ma’la , Mina, Umroh sunah miqot di Tanaim, Umroh sunah
miqot di Jirona, Survey lapangan , ke pasar hewan, menyaksikan pemotongan hewan
, Umroh sunah miqot Hudzaebiyah, di Arofah, di Muzdalifah,di Mina, Makkah di maktab, di Madinah, Ziaroh ke
Roudloh ,Di Masjid yang luar biasa, mengamati situasi di sekitar Madinah, di
Bandara Madinah pulang, di Embarkasi Solo,di Pendopo Kabupaten Kebumen,Perjalanan
pulang ke rumah, Sampai rumah dengan selamat,
Subhanalloh ibadah yang
menyenangkan sampai sekarangpun rasa senag dan bahagia masih terasa, semoga
bias mengulanginya lagi, Aamiin
Nama St. Alkhoriyah lahir di Kebumen
dan tinggal di Desa Grogolpenatus Petanahan Kebumen, mengabdi di MTsN 5 Kebumen
berangkat haji tahun 2016
Komentar
Posting Komentar