BUKU 3 INCLUSIVITAS DI DUNIA DIGITAL
INCLUSIVITAS DI DUNIA DIGITAL
Apakah itu inklusiif’? Inklusivitas
berasal dari kata inklusi, kata ini diambil dari kata “inclusion” yang berarti
mengajak masuk atau mengikutsertakan.
Lawan
kata inklusi adalah eksklusif atau eksclusion, artinya menegasi atau
mengeluarkan. Dengan demikian inklusivitas merujuk kepada sikap menerima atau
mengajak kepada siapa saja tanpa melihat perbedaan dalam konteks sosial.
Masyarakat digital adalah masyarakat yang
struktur sosialnya adalah jaringan dengan mikro elektronik berbasis informasi
digital dan teknologi komunikasi. Castells menyebutnya sebagai masyarakat
jejaring (network society), yaitu masyarakat yang terbentuk dari interaksi dan
komunikasi melalui perangkat digital.
Secara sederhana saya menyebutnya, sebagai masyarakat
yang aktif menggunaan media digital dalam berinteraksi, berkomonukasi, maupun
membuat komunitas di dunia digital
Masyarakat
digital identik dengan kebiasaan interaksi dengan media baru melalui konsep
metode baru dalam berkomunikasi di dunia digital dan memungkinkan orang-orang
dari kelompok-kelompok kecil berkumpul secara online, berbagi, menjual, dan
menukar barang serta informasi.
Mengapa
masyarakat digital harus inklusif ?
Ada
beberapa alasan mengapa kita masyarakat digital harus inklusif, yaitu:
1.
Internet bukan lagi barang baru di Indonesia. Oleh sebab itu internet
seharusnya bisa dinikmati oleh siapapun dengan mudah.
Dari data yang ada, tercatat Indonesia
sebagai salah satu pengguna smartphone terbesar di dunia, setelah China, India,
dan Amerika Serikat. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia menjadi salah pengguna
internet terbesar. Berdasarkan data internetworldstats, pengguna internet
Indonesia mencapai 212,35 juta jiwa pada Maret 2021. Sementara rata-rata waktu
yang digunakan untuk mengakases internet adalah 8 jam 52 menit atau sekitar 75%
dari waktu yang tersedia. Ini luar biasa, mengingat hampir 3/4 waktu dihabiskan
hanya untuk mengamati perangkat digital yang ada. Sebagian besar pengguna
memanfaatkan media sosial untuk berinterkasi, berkomunikasi, atau sekedar
mencari informasi. Tercatat aplikasi yang paling banyak digunakan secara
berturut-turut yaitu youtube, whatsapp, instagram, facebook, lalu twitter
2.
Dunia digital cenderung mempertajam perbedaan dan mempeluas keragaman, baik
dari aspek fisik maupun pandangan, sehingga berpotensi menimbulkan kerawanan
social Oleh sebab itu, perlu disikap secara bijak dan benar, berbagai contoh
perpecahan atau perkelahian antara warga terjadi hanya akibat penggunaan media
social
3.
Keunikan yang hadir sebagai sebuah keniscayaan, perlu mendapat perlakuan yang
proporsional sesuai kondisi keunikannya sehingga mereka dapat menikmati layanan
dan kebutuhan sebagaimana layaknya anggota masyarakat digital lainnya.
4. Hak
untuk memperoleh akses layanan dan kebutuhan di dunia digital untuk berbagai
keperluan seharusnya mampu menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.
Masyarakat digital harus dapat mampu
bersimpati dan berempati kepada berbagai keunikan akibat keterbatasan fisik
atau mental yang diwujudkan dengan menyediakan instrument atau aplikasi yang
ramah kepada penyandang disabilitas agar setiap orang dengan segala
keterbatasannya dapat menikmati dan memanfaatkan fasilitas yang ada untuk
mengembangan diri
Dari alasan 1-4 mengungkapkan bahwa
kita tidak bisa menghindari era digital hanya 2 pilihan ikut atau
ditinggalkan.
Lantas bagaimana sebaiknya kita
menghadapinya?dan sebagai guru apa yang harus kita lakukan?
Setiap anggota masyarakat berhak
mendapatkan layanan internet untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan
peningkatan sumber daya manusianya
Ada
3 hal penting dalam inklusivitas dunia digital yaitu
1. Keunikan
fisik dan kemampuan
2. perbedaan
dan keragaman, dan
3. Skap
inklusif tidak hanya melihat perbedaan dan keragaman sebagai sesuatu yang unik,
tetapi juga harus dapat memfasilitasi setiap keunikan sehingga setiap individu
atau kelompok masyarakat tertentu dapat menikmati layanan dan memperoleh
hak-haknya, termasuk dalam menikmati dan memanfaatkan media digital
Pada konteks lain, inklusifitas di dunia
digital juga diwujudkan dengan memperluas akses penggunaan media digital kepada
masyarakat, terutama pada wilayah tertentu. Dalam hal ini pemerintah berupaya
menyediakan dan memperluas imprastruktur jaringan pada wilayah-wilayah belum
terjangkau jaringan internet
PROVIL
PENULIS
St. Alkhoriyah, tinggal di desa
Grogolpenatus, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, lahir tanggal 26 Juli
1967 , mengenyam pendidikan di MI Syekh Sidokarso Grogolpenatus selesai pada
tahun 1980 melanjutkan ke MTsN Klirong
selesai tahun 1983 terus ke PGAN Kebumen
selesai tahun 1986 dan IAIN Sunan
Kalijaga Yoyakarta Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam sekarang
Universitas Islam Negeri ( UIN ) selesai
tahun 1992, yang terakhir Universitas
Sains Al Qur’an Wonosobo jurusan
Magister Pendidikan Islam.
Sejak
tahun 1993 sampai sekarang mengabdikan dan bekerja di MTsN Klirong yang sekarang menjadi MTsN 5
Kebumen,memiliki Suami Drs. Bisri Mustofa, M.Pd.I bekerja di Balai Diklat Keagamaan Semarang
sebagai WI ( Widya Iswara) mempunyai 3 orang anak yaitu A.Fuad Abd Al Baqie dan
menantu Dewi Wardatul Jannah, Anak ke dua Diya Al Mustofa Al Banatusi masih
Kuliah di AMIKOM Yogyakarta dan anak ke tiga Tahsinun Nadwah Al Khoiriyah
sebagai siswa dan santri di MA Wahid Hasim Yogyakarta.
Pengalaman menulis adalah mengikuti
Antologi Ketika Cinta bercerita tahun
2021,Antologi Beribu Cerita di balik Pandemi, tahun 2021 dan Antologi Saat
Hatimu hancur 2021 , dan antologi Merindukan Baitulloh bersama bunda Kanjeng
dan bunda Surti, Antologi Kidung Cinta Sahabat dan am Antologi kenangan bersama bunda dalam proses percetakan dan Antologi Buku 3 Hasil Pelatian di MGLD Angkatan 1
Email: alkhoriyah.st@gmail,com
Facebook siti Alkhoriyah
No WA : 08112653802
Blog
: Alkhoriyah.com
Medsos. WA, FB IG Telegram
KESAN BELAJAR DI GMLD
Sejak 30 Oktober bergabung di Grup 10 000
GMLD mengikuti Opening Ceremony Program Guru Motivator Literasi Digital 2021 pukul 19.30 WIB kelan
dengan Pak Fajar pak Dail dan b Helwi, sejak itu konsentrasi tertuju pada
kegiatan ini secara rutin yaitu hari Senin, Rabu dan Jumat jam 16.00 s.d 18.00
Dari kegiatan yang rutin itu membuat pekerjaan lain terbengkelai membuat agak stress juga, sebab jam istirahat harus konsentrasi dan tanggung jawab untuk membuat resume, fisik dan mental ter focus terlalu terkuras, hal tersebut sempat hamper berhenti di tengah jalan, latar belakang mengikuti GMLD ini sejak tahun ini saya focus pada mengajar sehingga saya harus punya satu kemajuan dalam mengajar terutama di masa pandemic.
Nilmatnya saat selesai menulis, saat sudah
menyetorkan saat melunasi tanggungan dan saat kabar buku jadi terakhir buku di tangan, rasa bahagia campur aduk.
Berawal dari pak Agus menawari buku cerpen yag
bagus dan dialog dengan pak agus Yunianto ada info masuk grup yang saya waktu
itu tidak tahu , jadilah grup cerpen, belajar cerpen, saya introspeksi diri ada
sulit ada mudahnya, mudahna pakai kalimatnya sendiri, kesulitannya ternyata
banyak aturan yang harus di taati..
Saat pertama saya mengikuti membuat puisi saya
merasa senang awalnya karena untaian kata sudah jadi kalimat menjadi puisi,
setiap saya masuk kamar ku baca ku ambil bahasa dan kata yang lebih indah, saya
belajar dengan guru bahasa Indonesia mencari kalimat yang baik untuk sebuah
puisi, baru untuk menjadi tahu saja ber hari hari belum selesai, waktu
penyetoran tiba, maka dengan nekad dengan apa yang terjadi biarlah jelek tidak
apa apa,
Suatu malam kelam saya termenung menggoreskan
pena dengan tema yang lain, tapi saat
awal tangan ini lancar terus menulis tapi tiba saatnya ide tidak muncul sama
sekali, ya Alloh sampai tidak bias tidur sampai jam 03.00.
Sesaat lama tidak memegang pena, hati ini penat, saya ikut di GMLP selama dua bulan saya ikuti semua peraturannya, namun apa yang terjadi dengan diriku beda dengan realitanya karena : saya belum bisa membuat blog, Rutinitas sangat terganggu,Waktunya tanggung di sore hari, belum ahli memainkan politik penulisan
Kucari solusi dengan selalu absen beres,Saat
kondisi bagus maka saya ikuti apa yang saya inginkan, ingin aku borong buku buku dari para nara sumber, yang sempat
saya beli adalah punya Ibu AAM,
sepertinya pingin baca dan baca, namun Alloh berkehendak lain, rupanya Alloh
mengingatkan saya utuk lebih bijak dan
adil, mana untuk anak didik, anak asuh untuk keluarga untuk lingkungan dan
untuk menulis, maka freuensi di MGDL saya kurangi
Dalam diri ini akan menyelesaikan semua
ketentuan dari MGDL dari absen pertama sampai terakhir ikut , namun ada beberapa pertemuan yang saya telat dan tdk ikut saat ada kegiatan asyik kebetulan batre
lowbet sehingga nyadar kalau ada kegiatan sehabis maghrib, padahal pertemuan
jam 16, 00 namun masih bias mengikuti di tampilan ulangan, hanya tidak puas
karena tidak mendengarkan sendiri.
Saat mau membuat laporan yang rutinitas
beberapa pertemuan yang belum selesai, ada pekerjaan yang menyita waktu terutama
kegiatan madrasah membuat menyelesaikan penilaian membuat raport dan kesibukan
lain yang harus selesai, sehingga kekurang seimbangan jiwa raga saya sempat sakit sampai beberapa waktu yang lalu,
hampir saya putuskan untuk keluar dari
MGDL biar ikut gelombang dua karena laporan saya belum selesai, namun setelah
badan sudah mulai kuat saya buka buka lagi di MGDL ada kesempatan, yag
insyaalloh saya bias selesaikan.GMLD memang keren, membutuhkan energi yang luar
biasa baik pyisik maupun mental, terutapa niat, bagaimanapun saya ingin membuat resume sesuai ketentuan
Manfaatnya banyak banget mengikuti GMLD
1.Menambah ilmu dan wawasan dalam dunia
digital
2. Membuat termotivasi menulis dan menulis
dengan bias memotivasi teman teman guru di dekat kita
3. Tidak bisa saya lupakan adanya BLOK sangat
mempermudah, walaupun belum ahli
4. membuat keinginan untuk mengembangkan di
dunia digital semakin terbang walaupun kaki di bumi.
5. Rasasyukur kami pada yang Maha Kuasa di
beri kesempatan belajar di dunia dengan lmuMu yang di Dunia Maya, Subhanalloh
6, Kagum kami pada penciptaan Mu berupa
manusia manusia pemikir yag kreatif ikhlas lahir batin berani berbagi sebagai
nara sumber yang luar biasa sehingga sayapun berdoa”panjangkan umurnya ilmunya
manfaat berkah buat keluarga lingkungan agama dan Negara dan Bangsa ini”seoga
semuanya mendapat balasan dan mendapat Ridlo dari Alloh SWT
Komentar
Posting Komentar