Belajar dengan Om Jay membuahkan hasil

 Hari ini hari yang cerah , saat membuat artikel untuk mengikuti dan mengisi kegiatan madrasah telah berakhir, saya dapat judul 'Pembiasaan Membaca A Qur'an di masa Pandemi," maka ku kirimkan setelah itu  kita tunggu hasilnya bersama

Saat itu saya diberi tahu dari teman sekaligus bu guru bahasa ku, menyampaikan selamat kepadaku dengan informasi " Tulisan artikel saya masuk 100 Nasional"

Mendengar begitu saya biasa biasa saja , tidak ada yang istimewa, saya tak bergeser dari kondisi awal bahwa saya mengikuti atas dasar partisipasi dan melaksanakan tugas panggilan pribadi, maka bu guru mengirimkan tayangan pengumuman yang terdapat nama dan alamat madrasah alma mater yang tercinta, dan di kirimkan ke saya lagi

saya tidak sopan manakala di beri informasi tidak di tanggapi, namun berat rasanya mau menanggapi karena perasaan dan pikiran saya itu hanya biasa biasa saja, namun ketika banyak teman mengomentari dan mengucapkan selamat terlebih dari pengawas, maka dalam diri saya , sangat tidak pantas manakala saya tidak memerikan reaksi,

Siang itu saya mengejar informasi kebenaran berita ,  saya tidak mengira dan tidak menduga karyaku sudah di baca yuri dan diberikan di masukan di 100 besar Nasional

Saya di kirimi ucapan selamat dari panitia yang membuat saya senang karena ternyata dari sekian banyak diambil 100 saya masuk di situ, maka saya buka arsip apa yang telah saya tuliskan, saya mengenang saat menulis dan penyelesaian naskah tersebut, dengan senang hati mencari data pendukung .Di sela sela waktu senggang saya ingat penyemangat yang datang dari tulisan Om Jay. 

Kini saya merasakan hasilnya . Terima kasih Om Jay telah memberikan sportifitas penyemangat membakar api semangat menulis,

jadi pengalaman tersendiri dengan membuka link di bawah ini 

http://kebumen.kemenag.go.id/berita/read/artikel-guru-mtsn-5-kebumen-masuk-100-nominasi-festival-literasi-nasional-2022

Tidak hanya itu di Nyalanesia saya berusaha untuk bisa menerbitkan buku solo dengan judul Nasehat Diri, semoga bisa terealisasi juga.

Dengan bersyukur kepada Alloh yang telah memberikan ilmu dan kemanfaatannya , terima kasih kepada bapak ibu motofator  pengerak , semoga bisa bermanfaat untuk yang lain

Bagimanapun saya manusia biasa banyak tutur kata yang salah tingkah laku yang tidak sopan dan  tulisan menggores luka mohon maaf.

Kenangan indah selama pandemi.

Salam Literasi

Komentar

  1. Balasan
    1. Terima kasih Om Jay. minta doa restunya agar bisa istikomah di dunia nulis Om Jay
      semoga bisa mengamalkan apa yang Om Jay sampaikan, walaupun hanya sedikit

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume pertemuan ke 5

BELAJAR CERPEN DENGAN CANVA

Kesedihan di hari Rabu