Era Tehnologi Bebas Namun Tanggung Jawa
Era Tehmologi Bebas Namun Tanggung Jawab
Resume peritemuan 19
Perteman sore ini pemelajaran kita adalah“Era Teknologi Bebas namun Taggung Jawab dengan narasumber kita Ibu Rifatun yang akan membahas materi “Era Teknologi Bebas namun Taggung Jawab”.
Seperti biasa, kuliah sore ini dibagi menjadi 4 sesi yaitu:
1. Pembukaan
2. Penjabaran materi
3. Sesi Tanya Jawab
4. Penutup
Moderator membuka pertemuan ini dengan kalimatnya agar mendapatkan keberkahan dan rida Allah, marilah kita buka kegiatan sore ini dengan mengucapkan basmalah.Selanjutnya, marilah kita berdoa sejenak sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Aamiin.
Ternyata sore ini adalah pertemuan ke-19. Masih ada 1 pertemuan lagi setelah iniyang selanjutnya, Bapak/Ibu akan memperoleh sertifikat LULUS dalam Pelatihan GMLD bagi yang sudah melengkapi persyaratan sebagai berikut:
1. Minimal mengikuti 16 materi dari 20 materi yang diberikan di kelas Guru Motivator Literasi Digital (GMLD) yang dibuktikan dengan daftar hadir yang tersedia di deskripsi grup WA GMLD.
2. Menulis resume di blog pribadi minimal 16 resume materi yang diberikan narasumber dari 20 materi yang dibuktikan dengan mengisi form pengumpulan resume.
3. Menulis minimal 1buku antologi yang dibuktikan dengan namanya tercantum pada daftar penulis buku tersebut (peserta akan mendapatkan sertifikat penulis dari penerbit).
Sore ini, saya akan menemani Bapak/Ibu yang hebat dan tangguh untuk belajar bersama kepada seorang Narasumber hebat yang tidak muda lagi tetapi semangat belajarnya luar biasa, dengan segudang pengalaman dan prestasi, juga berdedikasi tinggi dalam kegiatan belajar PGRI.silakan simak profil berikut.
PROFIL Rifatun, M.Pd.
Lahir pada tanggal 28 Desember 1964 Bekerja sebagi guru sejak lulus SPG tahun 1984 ( Wiyata Bakti) di SD Negeri Sidorejo Lor 03 Salatiga. Tahun 1988 sebagai CPNS dan tahun 1990 menjadi PNS. Sambil mengajar melanjutkan studi S1 di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga mengikuti Program Peduli Guru dan lulus tahun 2002. Selang empat tahun (2006) mengambil Program Pasca Sarjana Studi Magister Manajemen Pendidian di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) lulus tahun 2008. Tahun 2004 mengikuti seleksi Guru Berprestasi Tk Kota (Peringkat II). Tahun 2008 mengikuti seleksi guru berprestasi lagi dan Alkhamdulillah juara I. Maju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah hanya menduduki peringkat V. Tahun 2008 mengikuti seleksi Kepala Sekolah . Dan alkhmadullilah dapat diangkat menjadi Kepala Sekolah tahun 2009 di SD Negeri Kecandran 02 (2 tahun), SDN Mangunsari 02 (3,5 tahun), SDN Cebongan 02 (5 tahun) lalu ke SDN Ledok 02 Salatiga bulan April 2020 hingga sekarang.
Tahun 2017 Mengkuti KS Berprestasi TK Kota memperoleh juara I. Tk Provinsi belum berhasil. Organisasi yang diikuti: 1. K3 S sejak tahun 2009 sampai sekarang (sekretaris) . 2. PGRI Kota (Sekbid Kesejahteraan dan Ketenagakerjaan) mulai tahun 2015 sampai sekarang , 3. Koperasi Dwi Panti (Bendahara) , 4. PPHBI (Bendahara) , 5. Kegiatan Paguyuban Sosial Guru dan Karyawan se Kecamatan Argomulyo (Sekretaris). 6. Kepramukaan di Kwaran sebagai Ketua Lembaga Keuangan Kegiatan tulis menulis dimulai sejak tahun 2015 dan aktif menulis di blog mulai tahun ini (2020) mengikuti jejak Bapak Wijaya Kusumah, S.Pd., M.Pd. Karya buku antologi dan buku tunggal Suka Duka Menerbitkan Buku dan sekarang baru menulis buku autobiografi. Penulis dapat dihubungi lewat email: rifatun1264@gmail.com dan WA : 081390403488. Terimakasih.
Acara berikutnya adalah materi yang menbahas tentang “Era Teknologi Bebas namun Taggung Jawab”.
Terimakasih ibu Moderator : Ibu Roesmiyati yang telah membuka pertemuan GMLD sore ini yang penuh ceria dan suka cita .
Assallamualaikum Warokhmatullahi Wabarokatuh . Selamt Sore Bapak/ Ibu Guru Hebat Di selurih tanah air.
Hari ini saya mendapatkan kehormatan dari Om Jay dan panitia GMLD untuk menyampaikan sekedar sharing materi: Era Teknologi Bebas Namun Bertanggungjawab
Saya jujur belum berpengalaman dengan materi ini, namun kami tetap berusaha untuk dapat berbagi dengan bapak/ ibu guru hebat di selurih penjuru tanah air dan mari kita sharing bersama
Saya mohon maaf jika dalam penyampaian materi ini tidak maksimal . Dan saya percaya bahwa Bapak/ Ibu Guru hebat di sini banyak yang hebat-hebat dan selalu berprestasi.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT, atas nikmatnya kita masih diberi umur Panjang dan Kesehatan. Semoga kitab bisa bersyukur atas nikmat tersebut dengan hal bermanfaat diantaranya belajar di grup WA GMLD pada sore ini
Sebelumnya kami bertanya apakah yang dimaksud dengan Era Teknologi
SIlahkan bapak/ Ibu Guru hebat menjawab . yang cepat dan tepat nanti kami beri hadiah
Dengan jawaban:Semua fasilitas serba digital,abad 4
Era digital adalah
*suatu zaman dimana kegiatan atau aktivitas di lakukan dengan menggunakan media digital
*jaman yang serba digital ,contoh kita bisa berada taksi dengan ada ,virus Corana ,bagi guru yang sudah mempunyai dan menguasai ,lektop ,hp yang bisa menggunakan dengan maksimal ,
*mengikuti tuntun zaman moderen yang sekarang terlaksana zaman 4.0
Teknologi dari tahun ke tahun mengalami perkembangan.Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet,memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global
Teknologi telah memengaruhi masyarakat dan sekeliling kitaBerbagai macam penerapan teknologi telah memengaruhi nilai suatu masyarakat dan teknologi baru sering kali mencuatkan pertanyaan-pertanyaan etika baru. Sebagai contoh: meluasnya gagasan tentang efisiensi dalam konteks produktivitas manusia, suatu istilah yang pada awalnya hanya menyangkut permesinan
Dengan adanya teknologi kita bebas menggunakannya
Bagaimana cara kita menggunakan teknologi yang bebas ini ?
Kita menggunakan dengan bijak, bagai pisau bermata dua. Gunakan sesuai dengan kapasitas dan hindari yang negatif (Frans Fernandez Praya)
Sebagai seorang guru, salah satu cara menggunakan teknologi, dengan menggunakan infokus pada saat mengajar, agar materi yg begitu luas dapat terjangkau semua siswa dan membuat pembelajaran menjadi menarik
Caranya gunakan seperlunya sesuai kebutuhan , tetap cari informasi seluas-luasnya tapi tetap saring mana yang baik dan yang buruk. Jika itu tidak berguna tidak ada manfaatnya Daan mengarah dosa berani katakan STOP pada diri sendiri. Pilih pilih untuk kebaikan diri sendiri. Memanfaatkan perkembangan jaman dengan se luas - luasnya.
Dengan mengetahui dan menguasai terlebih dahulu manfaat teknologi nya lalu menggunakannya secara bijaksana tanpa menyalahi aturan nya (Mangatur)
Nah karena kita adalah seorang pendidik, maka kami ambil jawaban yang ada hubungannya dengan profesi kita.
Menggunakan teknologi dgn bijak dan bermanfaat misalnya kita sebagai guru menyajikan pembelajaran yg menarik minat siswa, mengintegrasikan kompetensi utk meningkatkan kecakapan digital dengan mengutamakan etika berdigitalisas
Harus memperhatikan batasan-batasan norma social, karena mempunyai efek yang sangat luas terhadap kestabilan dalam berinteraksi.
1 Membantu untuk mengelola prioritas
2. Komunikasi yang lebih baik
3.Menggunakan cara yang berbeda untuk Pendidikan
4. Memanfaatkan teknologi tepat waktu
Dalam menggunakan teknologi kita diberi kebebasan .
Pemanfaatan dalam dunia pendidikan anatar lain
1 Membantu untuk mengelola prioritas
2. Komunikasi yang lebih baik
3.Menggunakan cara yang berbeda untuk Pendidikan
4. Memanfaatkan teknologi tepat waktu.
Selain 4 cara diatas memanfaatkan teknologi supaya kegiatan belajarmu jadi lebih mudah
1. Kamus online untuk mempelajari bahasa asing
2. Menonton video pembelajaran di situs video sharing
3. Memakai aplikasi untuk penunjang kegiatan belajar
4. Manfaatkan website penyedia materi pelajaran
5. Gunakan fitur yang ada di smartphone
Dengan memanfaatkan era teknologi bebas kita bisa leluasa dalam pemanfaatanya dan menggunakan Era teknologi bebas namun bertangung jawab .
Maksud dari bebas dan bertanggung jawab adalah kita sebagai pelaku baik guru, siswa maupun semua orang harus memiliki etika digital yang baik. Semua yang kita ambil harus bisa kita pertanggungjawaban secara moral.
Untuk pembelajaran gunakan produk yang baik. Era teknologi bebas namun bertanggung jawab adalah dimana kita mempunyai kesempatan seluas-luasnya untuk memanfaatkan teknologi untuk kepentingan kita misalnya sebagai seorang guru kita bisa bebas mencari bahan ajar untuk kita ajarkan kepada anak didik kita bentuk bertanggung jawab dari kita adalah dengan menggunakannya dengan baik dan tidak menggunakannya untuk menyebarkan hal-hal buruk nehemia sesario sukamara kalteng
1,Bebas dalam arti kita harus menjaga etika guru dan adab Pancasila
2,Harus memperhatikan kerakter siswa ,untuk istilah guru di tiru dan digugu
Maksudnya adalah dunia digital saat ini sdh menjadi kebutuhan pd semua lini namun perlu diingat bhw dengan kemajuannya yg sangat pesat berarti kita jgn terlena, harus ttp bertanggung jawab dlm penggunaannya dengan ttp memiliki literasi digital dg bijak dan cakap agar tidak mudah terperosok dlm jurang
Kebebasan di era teknologi yg berTanggung jawab artinya sebagai pendidik sebagai contoh anak didik kita supaya bisa memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya, mempunyai jejak digital yg baik.. membuat media, bahan ajar, blogger dll sebagai contohnya
Kita dalam menggunakan teknologi harus bersikap tanggung jawab di tengah ruang kebebasan di media sosial. Transformasi Digital, menuntut kita untuk selalu berbudaya, terutama ketika berinteraksi dengan manusia lain yang memegang otoritas atas ruang digital, dengan selalu berorientasi kepada nilai-nilai baik manusia sebagai tujuannya
Oleh karena itu kita harus pandai memanfaatkan teknologi baru dan harus bertanggungjawab dalam menggunakan .Kita diberi kebebasan namun bebas yang bertanggungjawab sesuatu denga etika di media sosial
Demikianlah materi inti dari Narasumber kita yang luar biasa pada sore ini.
Kita boleh bebas menggunakan teknologi namun harus bertanggung jawab terhadap apa yang kita gunakan. Pemanfaatan teknologi secara tepat waktu sangat membantu dalam pembelajaran.
Sekarang kita memasuki sesi tanya jawab.
Literasi digital di SD merupakan kecakapan menggunakan media digital dengan baik, benar, dan bertanggung jawab untuk memperoleh informasi pembelajaran, mencari solusi masalah, menyelesaikan tugas belajar, serta mengkomunikasikan berbagai kegiatan belajar dengan insan pembelajaran lainnya.
“Peserta didik tidak sepenuhnya sadar mengenai konsekuensi mengumbar informasi-informasi pribadi.”
Nah, tugas orang tua dan pendidik untuk membuat anak-anak tahu mengenai sejumlah tindakan, aturan dan akibatnya
Guru dapat mengedukasi peserta didik tentang pengelolaan waktu berliterasi digital ketika pembelajaran sedang berlangsung di kelas dan diintegrasikan dengan mata pelajaran, misalnya:
Tematik: guru memberikan pentingnya membagi waktu peserta didik dalam beraktivitas sehari-hari seperti belajar dan bermain serta manfaat jika mengelola waktu dengan benar;
Olahraga: bagaimana mengatasi kecanduan internet dengan berolahraga untuk relaksasi juga membuat badan tetap sehat,;
Seni Budaya Keterampilan (SBK): anak dapat mencari informasi di internet tentang kesenian dan kebudayaan Indonesia serta mencari video tutorial untuk membuat kreasi keterampilan tertentu.
4 Pasal UU ITE yang mengatur etika bermedia sosial.
"Yakni UU No.19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). (Pasal 27,28,29,30),
Sebagai seorang guru ada kesulitan dalam menentukan kriteria mana tayangan dan aplikasi yang dapat dipilih untuk mengajar dari banyak sekali aplikasi yang di tawarakan. bagaimana cara memilihnya? atau apakah kita ambil saja mana tayangan yang sudah ada? terimakasih
jawab
Kita selaku guru harus bisa memilah dan memilih mana yang cocok dengan dunia anak-anak. Jangan asal ambil. Kita sesuaikan dengan perkembangan anak yang cocok daan positif.
P.3 Menyimak ulasan Narsum bahwa di era digital ini membuka ruang dengan memanfaatkan era teknologi bebas dan bisa leluasa yang memegang otoritas atas ruang digital, dengan selalu berorientasi kepada nilai-nilai baik manusia sebagai tujuannya, pertanyaan saya adalah bagaimana trik/startegi narsum menyikapi perkembangan digital yang justru pengguna/user yang salah menggunakan segala macam media sosial termasuk smartphone. Terima kasih
Ini pertanyaan terakhir ya. Sebentar lagi azan Maghrib. Jika masih ada pertanyaan, nanti WApri saja jawabannya.
Terimakasih pertanyaan dari bapak Arham Palu menyikapinya dengan car kita bangun paradigma berpikir kritis dengan cara membangun pertanyaan 5W+1H, “Siapa” Yang memberikan informasi, “Apa” yang dikatakan, “Dimana” Hal itu terjadi, “Kapan” hal itu dikatakan, “Mengapa” dan “Bagaimana”.
Sehinga kitab bisa menyikapi segi positif dan negatifnya.
Oke bapak ibu. Jawaban saaya masih belum sempurna karena saya adalah manusia biasa. Tentunya Bapak/ Ibu guru hebat yang paling tahu dan lebih menguasai. . JIka masih ada yang belum puas silahkan untuk japri ke no wa 081390403488
Alhamdulillah, semua pertanyaan sudah terjawab dengan baik dan lancar.
Terima kasih kepada Ibu Rifatun yang telah menyampaikan materi yang sangat bergizi, menginspirasi, dan memotivasi.
[Kepada Ibu Rifatun, mohon berkenan memberikan closing statement.
Marilah kita bersama-sama bisa memanfaat era teknologi/ digital dengan bebas namun pilihlah teknologi/ digital yang sesuai dengan kita, Pilih yang cocok dan positif dengan etika yang baik dan penuh tanggungjawab..
Terima kasih, Ibu.
Demikianlah pertemuan kita pada sore hari ini. Kepada Bapak/Ibu hebat, terima kasih telah berkenan belajar bersama.
Sebagai penutup dan syukur kita atas kelancaran dan kemudahan belajar kita pada sore hari ini, marilah kita bersama-sama mengucapkan lafaz hamdalah.
Akhir kata, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Link pengumpulan Resume
https://forms.gle/FEvKF4kW95z4L6xe8
https://forms.gle/YEmxFijb9JeVrvH8A
Kebumen, 2022-05-31
St. Alkoriyah
Komentar
Posting Komentar